OJK Bali Ajak Awak Media ke LPS Surabaya

(WARTADEWATA.COM) SURABAYA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali mengajak puluhan awak media cetak, online dan televisi di Bali ke Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, pada Senin (8/12/2025). Para awak media tersebut berkunjung dan mencari informasi terkait keberadaan Kantor Perwakilan LPS II Surabaya. Hal ini membuktikan bahwa OJK terus memperkuat sinergi dengan insan media sebagai mitra strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bambang Samsul Hidayat – Kepala Kantor Perwakilan LPS II, Shabrina Kirgizia Hanum – Sub Manager Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, dan Kristrianti Puji Rahayu – Kepala OJK Provinsi Bali.
Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu, saat di Kantor Perwakilan LPS II Surabaya mengungkapkan OJK dan LPS secara rutin berbagi data mengenai kondisi perbankan, nasabah, serta perkembangan sektor keuangan. Pertukaran informasi ini memperkuat fungsi pengawasan OJK sekaligus mendukung peran LPS sebagai penjamin simpanan.
Menurutnya Kristrianti, hubungan sinergis antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dinilai semakin erat dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Sinergi kedua lembaga mencakup pertukaran data dan informasi, koordinasi penanganan bank bermasalah, hingga penguatan kepercayaan publik melalui edukasi dan literasi keuangan,” ungkapnya.
Kristrianti menjelaskan, OJK dan LPS juga berperan aktif dalam Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan untuk merumuskan kebijakan terpadu dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah potensi krisis.
“Dalam penanganan bank bermasalah, koordinasi dilakukan sejak tahap pengawasan intensif hingga proses resolusi bagi bank yang tidak dapat disehatkan. Pada fase ini, LPS berperan sebagai penjamin simpanan serta pelaksana resolusi,” jelasnya.
Di tempat yang sama Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, Bambang S. Hidayat, mengatakan Kantor Perwakilan (KPw) LPS II Surabaya, memimpin wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Kalimantan, terus aktif dalam edukasi literasi keuangan mahasiswa, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak (seperti universitas dan ISEI) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya penjaminan simpanan dan pengelolaan keuangan yang sehat. KPW LPS II aktif berkolaborasi dengan berbagai lembaga. Dengan OJK, kerja sama dilakukan melalui program edukasi, literasi, dan sosialisasi, termasuk kegiatan di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), ujarnya.
LPS memiliki sejumlah tugas strategis, mulai dari menjamin simpanan nasabah penyimpan, melakukan resolusi bank, hingga turut menjaga stabilitas sistem keuangan sesuai kewenangan. LPS juga menangani penyelesaian permasalahan perusahaan asuransi yang izin usahanya dicabut oleh OJK. Sinergi lintas lembaga ini diharapkan semakin memperkuat ketahanan sistem keuangan nasional sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap sektor jasa keuangan, tutup Bambang.(pur)

