Catat Pertumbuhan Solid, IOH Raih Laba Bersih Rp3,7 Triliun 

(Foto/ist) Usai melakukan penggabungan usaha di awal 2022, IOH resmi menjadi operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia. Pascapenggabungan, IOH terus melakukan integrasi jaringan dengan teknologi MOCN (Multi Operator Core Network) dengan dukungan para mitra strategisnya. Saat ini, integrasi jaringan IOH telah mencapai lebih dari 50% dari total target sekitar 43 ribu sites yang sebagian besar akan selesai di akhir tahun 2022.

● Total Pendapatan naik 49,8% Year-on-Year (YoY) dari Rp23,1 triliun di sembilan bulan (9B) 2021 menjadi Rp34,5 triliun pada 9B 2022. Total Pendapatan kuartal ketiga 2022 tumbuh 3,0% menjadi sebesar Rp12,0 triliun dari Rp11,7 triliun pada kuartal kedua 2022.
● EBITDA naik 35,6% YoY dari Rp10,4 triliun di 9B 2021 menjadi Rp14,1 triliun di 9B 2022. EBITDA kuartal ketiga 2022 tumbuh 2,3% menjadi sebesar Rp4,9 triliun dari Rp4,8 triliun pada kuartal kedua 2022.
● Perusahaan mencatat Laba Bersih sebesar Rp3,7 triliun pada 9B 2022.
● Total pelanggan seluler naik 2,4 juta Quarter-on-Quarter (QoQ) menjadi 98,6 juta, dengan tambahan 1,8 juta pengguna 4G QoQ.

(WARTADEWATA.COM) – Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) (“IOH” atau “Perseroan”) mencatat pertumbuhan yang solid dengan mencetak peningkatan total pendapatan dan laba bersih di kuartal ketiga 2022. Kinerja operasional mendukung capaian tersebut yang sekaligus menunjukkan komitmen berkelanjutan Perseroan untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan dan memberdayakan
masyarakat Indonesia.

Perseroan membukukan pertumbuhan total pendapatan, EBITDA, dan jumlah pelanggan
dibanding kuartal kedua 2022 dan dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Perseroan juga mencatat Laba Bersih sebesar Rp3,7 triliun pada 9B 2022. Salah satu pendorong pertumbuhan kinerja di kuartal ketiga tahun ini akibat peningkatan pelanggan dan penggunaan data. Hal tersebut didorong oleh kedua merek konsumen,
IM3 dan Tri, yang terus melengkapi dan mendapatkan daya tarik dalam segmen target
mereka.

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “IOH memperlihatkan kinerja operasional dan keuangan yang solid pada kuartal ketiga 2022. Kami kembali mencatat pertumbuhan kuartal yang kuat berkat gabungan dua merek layanan telekomunikasi yang saling melengkapi satu sama lain. Peningkatan 2,4
juta pelanggan seluler IOH pada kuartal ketiga 2022 mencerminkan kepercayaan publik
terhadap merek kami dan memotivasi kami untuk terus menghubungkan dan
memberdayakan masyarakat Indonesia.”
Usai melakukan penggabungan usaha di awal 2022, IOH resmi menjadi operator
telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia. Pascapenggabungan, IOH terus melakukan
integrasi jaringan dengan teknologi MOCN (Multi Operator Core Network) dengan
dukungan para mitra strategisnya. Saat ini, integrasi jaringan IOH telah mencapai lebih
dari 50% dari total target sekitar 43 ribu sites yang sebagian besar akan selesai di
akhir tahun 2022. Setelah proses integrasi selesai, pelanggan IOH akan merasakan
jangkauan jaringan yang lebih luas, layanan di dalam ruangan yang lebih baik, serta
pengalaman internet yang lebih cepat.
Pada kuartal ketiga 2022, IOH meluncurkan Indosat HiFi, sebuah layanan koneksi
internet kabel optik (fiber-to-the-home/FTTH). Layanan FTTH ini hadir untuk memenuhi
kebutuhan internet kabel yang andal dan terpercaya untuk perumahan dan
perkantoran. IOH, melalui Indosat Business, juga meluncurkan platform IDE untuk
mendukung transformasi digital pelaku UMKM di Indonesia agar #BeraniJadiBesar.
“Kami akan terus memberikan marvelous experience bagi pelanggan kami sejalan
dengan visi strategis IOH untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling
dipilih di Indonesia. Selain itu, kami juga terus fokus untuk mempercepat proses sinergi
dan meningkatkan efisiensi biaya, serta menciptakan nilai lebih bagi para pemegang
saham kami,” tutup Vikram.(rls)

 

*PHOTO CAPTION*

Kinerja Q3/2022 Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Tumbuh Solid (2) : Usai melakukan penggabungan usaha di awal 2022, IOH resmi menjadi operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia. Pascapenggabungan, IOH terus melakukan integrasi jaringan dengan teknologi MOCN (Multi Operator Core Network) dengan dukungan para mitra strategisnya. Saat ini, integrasi jaringan IOH telah mencapai lebih dari 50% dari total target sekitar 43 ribu sites yang sebagian besar akan selesai di akhir tahun 2022.

Kinerja Q3/2022 Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Tumbuh Solid (3) : Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) (“IOH” atau “Perseroan”) mencatat pertumbuhan yang solid dengan mencetak peningkatan total pendapatan dan laba bersih di kuartal ketiga 2022. Kinerja operasional mendukung capaian tersebut yang sekaligus menunjukkan komitmen berkelanjutan Perseroan untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia.

Scroll to Top