Rektor BIM University Hadir Tanpa Sekat, Media Bali Sambut dengan Kehangatan

(WARTADEWATA.COM) DENPASAR —Kehangatan dan keakraban mewarnai pertemuan Rektor Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, bersama insan media Bali, Senin (5/10/2026). Pertemuan tersebut berlangsung usai Launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) BIM University Tahun Akademik 2027/2028.
Tidak seperti pertemuan yang berlangsung secara formal, suasana kali ini tampak lebih cair. Prof. Harun berinteraksi langsung dengan para awak media dalam suasana penuh kekeluargaan. Percakapan berlangsung santai, diselingi canda dan kebersamaan yang memperlihatkan kedekatan antara pimpinan BIM University dan media Bali.
Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya BIM University memperkuat hubungan dengan media sebagai salah satu mitra strategis kampus. Bagi BIM University, media tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat Bali.
Prof. Harun mengatakan, hubungan yang baik dengan media perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan suasana yang humanis.
“Kami tidak ingin ada sekat antara BIM University dengan media. Kita adalah mitra. Karena itu, mari kita bangun komunikasi yang hangat, saling mendukung, dan bersama-sama menyampaikan berbagai hal baik yang dilakukan BIM University kepada masyarakat,” ujar Prof. Harun.
Kehangatan semakin terasa ketika Prof. Harun mengenakan jaket bomber khas BIM-U. Jaket tersebut menjadi simbol identitas sekaligus semangat kebersamaan yang ingin dibangun BIM University bersama berbagai mitranya.
Menurut Prof. Harun, perkembangan BIM University tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi dengan berbagai pihak. Media menjadi salah satu mitra penting dalam memperkenalkan berbagai program dan aktivitas kampus kepada masyarakat secara lebih luas.
“BIM University ingin tumbuh bersama Bali. Apa yang kami lakukan di kampus harus bisa diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di sinilah media memiliki peran yang sangat penting,” lanjutnya.
Pertemuan antara Rektor BIM University dan insan media tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi setelah berlangsungnya launching PMB. BIM University kini memasuki momentum penerimaan mahasiswa baru dengan menawarkan berbagai program pendidikan sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik yang terbuka terhadap keberagaman dan kolaborasi.
Suasana akrab yang tercipta menunjukkan bahwa hubungan BIM University dengan media dibangun tidak semata-mata dalam konteks publikasi. Lebih dari itu, hubungan tersebut diarahkan menjadi jejaring kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kampus dan masyarakat.
Melalui komunikasi yang semakin dekat dengan media Bali, BIM University terus memperkuat eksistensinya sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang tumbuh di Bali. Semangat keterbukaan, kebersamaan, dan kolaborasi menjadi modal penting BIM University untuk terus berkembang serta menghadirkan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat.(rls)

