Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaPENDIDIKANBank BPD Bali Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan untuk UMKM dan Pelajar...

Bank BPD Bali Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan untuk UMKM dan Pelajar di Desa Wisata Cemagi

(WARTADEWATA.COM) – Dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) pada Oktober 2023 dan masa Inkubasi Generic Model Ekosistem Keuangan Inklusif (GM EKI), OJK bersama TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) Kabupaten Badung mendukung upaya pemerintah terkait pengembangan dan pemberdayaan desa secara terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta mewujudkan keuangan inklusif di wilayah pedesaan. Dalam hal ini, Bank BPD Bali turut berpartisipasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan khususnya di wilayah perdesaan sekaligus menyerahkan secara simbolis Simpanan Pelajar kepada 50 (lima puluh) siswa SD dan 50 (lima puluh) siswa SMP, penyerahan KUR kepada perwakilan UMKM dan Kredit KUR Mesari kepada Calon Debitur Pusaka Badung serta menyerahkan bantuan berupa tempat sampah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Penyerahan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H didampingi Direktur Bisnis Bank BPD Bali, I Nyoman Sumanaya, S.E., M.M

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Kantor OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Ananda R. Mooy dalam sambutannya mengungkap seluruh masyarakat sejak dini atau lebih awal memahami mengenai produk/layanan keuangan sehingga terhindar dari berbagai jenis kejahatan ataupun penipuan yang marak terjadi di kalangan masyarakat. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Badung, Ida Bagus Arjana juga menyampaikan hal senada dengan mengatakan pemerintah daerah TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) yang berfungsi untuk meningkatkan akses keuangan daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Badung pada khususnya. “Dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan yang berkelanjutan, berbagai program positif telah dilakukan oleh pemerintah daerah, baik berupa kampanye atau sosialisasi mengenai Inklusi Keuangan secara merata hingga ke desa – desa, yang saat ini dilaksanakan di desa wisata Cemagi,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H dalam kesempatan tersebut menjelaskan, kegiatan Bulan Inklusi Keuangan yang diselenggarakan oleh OJK bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk atau layanan jasa keuangan serta mendorong akselerasi penambahan jumlah rekening maupun penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan dan juga pemasaran produk dana dan layanan perbankan. Bank BPD Bali memanfaatkan peluang future investment yang terarah ke generasi milenial, sesuai dengan prestasi yang diraihnya sebagai Bank Teraktif dalam Pelaksanaan Bank Goes to School (BGTS) lalu, jelas Sudharma.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini diharapkan dapat dilakukan secara lebih masif kedepannya dengan menyasar generasi penerus serta menjangkau wilayah – wilayah pelosok secara merata,” harapnya.(pur)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments