Asperda Gelar​ Munas IV dan Harlah ke-12  di Bali

(Foto/ist) Ketua Umum Asperda (Asosiasi Pengusaha Rental Daerah) Didik Prasetyo.

(WARTADEWATA.COM) BADUNG – Asperda (Asosiasi Pengusaha Rental Daerah) Indonesia memilih Bali sebagai tempat untuk menggelar Munas (Musyawarah Nasional)  IV dan Harlah (Hari Lahir) ke-12 Asperda Indonesia. Acara pembukaan Munas IV Asperda tersebut digelar di Kuta Badung, pada Selasa (28/10/2025) malam ditandai dengan pemukulan kentongan. Munas IV Asperda akan berlangsung hingga 31 Oktober 2025.

(Foto/ist) Tampak suasana saat pembukaan Musyawarah Nasional ke-IV yang digelar di Kuta Badung, pada Selasa (28/10/2025) malam ditandai dengan pemukulan kentongan.

Munas Asperda tahun ini mengambil tema “Solidaritas Asperda  Nusantara” dihadiri 300-an peserta dari 33 DPD/DPC seluruh Indonesia. Salah satu agenda Munas IV di Bali ini akan memilih ketua umum Asperda untuk kepengurusan tiga tahun mendatang.

Ketua Panitia Munas IV dan Harlah ke-12 Asperda Indonesia Made Suandana dalam laporannya mengatakan sangat berterima kasih agenda pemilihan ketua baru dan Harlah Asperda bisa digelar di Bali. “Kegiatan ini juga sangat mendukung pariwisata,” jelasnya.

Sementara Ketua Umum Asperda Didik Prasetyo dalam kata sambutannya, mengatakan “Agenda munas akan memilih ketua baru dan kita harapkan pesta demokrasi ini berjalan santun dan demokratis. Jangan sampai membuat perpecahan di antara kita semua,” ujarnya.

Didik Prasetyo telah memimpin Asperda selama dua periode dengan masa kepengurusan setiap 3 tahun. Ia terpilih menakhodai Asperda untuk kedua kali masa bakti 2022-2025.

Didik Prasetyo berharap Munas IV dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan estafet organisasi dengan lebih solid dan inovatif. Ia berharap ketua umum terpilih mampu memperkuat soliditas antara pengurus pusat dan daerah, serta mendorong profesionalisme anggota agar Asperda semakin kuat dan berdaya saing di tingkat nasional, harapnya.

“Kita menyadari tantangan ke depan semakin kompleks, namun dengan semangat kebersamaan yang tulus kita dapat mengubah setiap tantangan menjadi peluang dan setiap peluang menjadi kemajuan yang nyata bagi seluruh keluarga besar Asperda,” ungkap Didik Prasetyo.

Oleh karena itu, Didik Prasetyo mengajak jajaran Asperda membangun komunikasi yang positif. Sampaikan aspirasi dengan bijak dan mempersatukan langkah kepentingan organisasi yang lebih besar.

Didik Prasetyo menambahkan pertumbuhan Asperda cukup bagus. Ini ditandai dengan terus bertambahnya jumlah anggota. “Peluang dan potensi bisnis angkutan rental saat ini masih bagus dan menjanjikan,” tambahnya.

Meski demikian dia berharap pelaku usaha terus berinovasi termasuk dalam memanfaatkan teknologi digitalisasi agar bisa tetap berkembang.

“Kita tidak melihat munculnya usaha sejenis sebagai persaingan. Buktinya Asperda terus bertumbuh,” tambah Didik Prasetyo menanggapi banyaknya bisnis rental muncul belakangan ini.

Didik Prasetyo menyampaikan perkembangan sektor penyewaan kendaraan di berbagai daerah menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Selama dua periode kepengurusannya, penambahan armada di masing-masing daerah meningkat hampir 100 persen. “Ini menandakan geliat ekonomi sektor transportasi dan pariwisata tumbuh positif, terutama setelah pandemi,” jelasnya.

Menurut Didik Prasetyo keberadaan Asperda di setiap provinsi memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas nasional. Salah satu bentuk koordinasi nyata antarwilayah terlihat saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua Tahun 2021 dan Sumatera Utara-Aceh tahun 2024, di mana kendaraan untuk melayani kontingen didatangkan dari daerah terdekat, bahkan dari Surabaya melalui kerja sama antaranggota Asperda. “Selama ini sinergi antarprovinsi berjalan baik. Kita saling bantu, saling isi, dan memastikan pelayanan transportasi berjalan lancar saat event-event besar,” pungkasnya.(ist)

Scroll to Top