Adira Finance Genjot Produk Pembiayaan Multiguna

(WARTADEWATA.COM) – PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk atau Adira Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang sudah familiar dengan masyarakat Indonesia. Pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19, wajib didorong bersama dari berbagai sektor. Untuk itulah, Adira Finance kini siap menggenjot produk pembiayaan multiguna untuk melayani berbagai kebutuhan pelanggan.
“Kita sadari, kebutuhan masyarakat tidak hanya kendaraan namun juga membutuhkan biaya pendidikan, biaya renovasi rumah, modal usaha, kesehatan, pernikahan, hingga wisata. Maka dari itu, melalui kampanye #diModalin, pembiayaan multiguna menjadi tools untuk maju”, jelas CEO Adira Finance Dewa Made Susila saat wawancara eksklusif dengan wartadewata.com, Senin (18/7/2022) di Anvaya Hotel, Kuta-Badung, Bali.
Menurut Susila, yang telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjabat sebagai Direktur Utama Adira Finance per 1 Juli 2022, ia akan terus berupaya mendorong pemulihan kinerja perusahaan dan juga menjalankan strategi dalam menghadapi perkembangan zaman agar tetap maju di era digital saat ini. Nah, digitalisasi juga menjadi salah satu strategi Adira Finance untuk merangkul pelanggan. Terkait digitalisasi, Susila mengungkapkan kemudahan lewat aplikasi mobile Adiraku. Adira Finance tidak melewatkan investasi dalam pengembangan teknologi ini. “Kami banyak berinvestasi ke digital dan transisi bisnis sudah berlangsung sejak 5 tahun lalu. Aplikasi Adiraku sendiri saat ini telah diunduh lebih dari 2 juta kali dengan memiliki pengguna aktif lebih dari 900 ribu,” ungkap Susila.
Dikatakan, Adira Finance akan terus mengembangkan aplikasi Adiraku, terutama pada fitur-fiturnya seperti cek dan bayar angsuran, pengajuan kredit otomotif dan non otomotif, seperti gadget, elektronik dan pinjaman dana multiguna, katalog produk mobil dan motor, serta program loyalty Adirapoin. “Kita akan mengembangkan aplikasi ini seperti pelayanan di cabang, order atau simulasi kredit bisa lewat Adiraku. Jadi kami akan mengembangkan ekosistem ini bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memudahkan pelanggan,” kata Susila.
Aplikasi mobile Adiraku dengan versi terbaru 2.0 tidak hanya dapat melayani pelanggan Adira Finance tetapi bisa juga digunakan oleh non pelanggan. Artinya, digitalisasi yang dilakukan Adira Finance tidak hanya untuk pelanggan tapi proses digitalisasi internal juga terus dilakukan, tambah Susila.
Adira Finance merupakan bagian dari grup finansial global MUFG, lembaga keuangan global milik Jepang yang berada pada peringkat 5 besar dunia. Adira Finance yang berdiri sejak tahun 1990 mengawali bisnisnya untuk membiayai pembelian kendaraan roda 4. Saat mengenyam manisnya bisnis selama 8 tahun, pada tahun 1998, Adira Finance juga ikut merasakan dampak dari krisis moneter. Saat itu, Adira Finance berhasil bertahan dengan menjalankan strategi bisnis pembiayaan motor. Seiring berjalannya waktu, Adira Finance kembali merambah ke pembiayaan mobil baik baru maupun bekas untuk semua segmen dan merek. “Adira Finance dapat melayani pembiayaan berbagai merek untuk semua segmen masyarakat,” ujar Susila pria asal Kemenuh, Sukawati.
“Pembiayaan pembelian kendaraan merupakan segmen konsumtif tapi saya melihat masyarakat tidak hanya membeli kendaraan untuk digunakan pribadi namun juga untuk mencari peluang dalam bisnis transportasi”, jelas Susila. Hal itu pun banyak dilakukan di Bali karena pariwisata Bali berkembang tidak hanya membutuhkan hotel dan restaurant tapi juga transportasi, ujar Susila.
Hingga Juni 2022, pembiayaan Adira Finance secara nasional mencapai Rp 14,3 triliun, tumbuh 21,3 persen dibandingkan peride yang sama tahun lalu. Sementara untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara Adira Finance mencatatkan pembiayaan baru sebesar Rp 598 miliar atau tumbuh 18,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selama lebih dari 30 tahun, Adira Finance telah melayani puluhan juta pelanggan di Indonesia, dimana dalam dua dekade terakhir tercatat sekitar 19 juta pelanggan telah mendapatkan pembiayaan dan didukung oleh lebih dari 20.000 karyawan yang melayani pelanggan di 461 jaringan usaha yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan dukungan kuat dari Bank Danamon dan MUFG, jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia serta pengalaman yang panjang, Dewa Made Susila siap membawa Adira Finance lari lebih kencang lagi. (pur)

