Bank BPD Bali Tetap Berinovasi Jika ‘’Payroll’’ Diterapkan

(WARTADEWATA.COM) DENPASAR – Ternyata isu tentang rencana penerapan pemindahan penyaluran gaji kalangan ASN (Aparatur Sipil Negara dari Bank Pembangunan daerah (BPD) ke bank-bank yang tergabung dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) alias Payroll ramai di bicarakan publik. Bahkan ketika OJK Bali menggelar acara “Ngorte” (Ngobrol Bersama Update Berita Bersama Awak Media di Bali) di Kantor OJK Bali di Denpasar, pada Selasa (15/9/2026), isu tentang Payroll tersebut juga mengemuka.
Gelaran “Ngorte” tersebut dihadiri Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Bali, Irhamsah, Kepala Direktorat Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Bali, Adityo Pamudji, Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 3 OJK Provinsi Bali, Novi Susilowati, Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 OJK Provinsi Bali, Zulkifli, Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 4 OJK Provinsi Bali, Mangisi Daony R. Sinaga serta puluhan awak media di Bali.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman, menanggapi isu Payroll tersebut.
Menurut Parjiman, mesti dilihat secara menyeluruh dari sisi positif maupun negatif. Seandainya nanti Payroll benar-benar dijalankan, hendaknya jangan sampai berimbas pada kondisi BPD setempat. Lebih dari itu penerapan Payroll sejatinya menjadi momentum bagi Bank BPD Bali untuk berinovasi memperbaiki layanan serta memperluas jumlah nasabah di luar ASN.
Parjiman menambahkan Bank BPD Bali mesti siap menghadapi kondisi yang terjadi nanti sehingga mampu kian berkembang dengan berbagai inovasi. Pasaran Bank BPD Bali di masing-masing wilayah cukup potensial seperti menggarap masyarakat umum, kalangan swasta dan perusaaan (korporasi). ‘’BPD hendaknya jangan tergantung pada ASN saja, namun perlu menggarap korporasi dan swasta. Dan mesti siap bersaing dengan bank-bank anggota Himbara dan Perbanas,” tambah Parjiman.
Diungkapkan Parjiman, kinerja Bank BPD Bali selama ini cukup baik. Di samping punya aset yang besar, Bank BPD Bali pun memberi sumbangsih bagi pemerintah kabupaten (pemkab), pemkot dan Pemrov Bali. Bank BPD Bali dinilai punya kinerja kredit sangat baik dibandingkan dengan bank-bank daerah lain di seluruh Indonesia. Penyaluran kredit produktifnya mencapai 52 persen, sedangkan bank daerah lain tak ada yang sebesar kredit produktif Bank BPD Bali, ungkapnya.(ist)

