Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaPENDIDIKANPermataBank Umumkan Pemenang PermataYouthPreneur 2022, Perkuat Komitmen untuk Siapkan Calon Pemimpin Startup...

PermataBank Umumkan Pemenang PermataYouthPreneur 2022, Perkuat Komitmen untuk Siapkan Calon Pemimpin Startup Masa Depan dan Kembangkan Kewirausahaan Digital

Menginjak tahun ke-5, minat peserta PermataYouthPreneur “Unleash Your Future 2022” meningkat 80% dibanding tahun sebelumnya, dengan 849 siswa peserta yang berasal dari 28 provinsi dan tersebar di 127 kota di seluruh Indonesia

(WARTADEWATA.COM) – PermataBank melalui inisiatif Corporate Social Responsibility, PermataHati, mengumumkan pemenang program PermataYouthPreneur (PYP) 2022 bersamaan dengan sesi kelulusan 10 Tim Finalis yang akhirnya maju di Babak Grand Final dari total 849 siswa peserta yang berasal dari 28 provinsi yang tersebar di 127 kota di Indonesia. Sebelumnya, para peserta telah menjalankan berbagai rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan dengan modul e-learning bersama mentor-mentor muda profesional dan berpengalaman terkait dengan topik inovasi, digital, dan teknologi yang sudah dimulai sejak Maret-April 2022. Mengangkat tema “Unleash Your Future”, PermataYouthPreneur 2022 memiliki 4 (empat) kategori ide bisnis yang salah satunya dapat dipilih oleh tim peserta, di antaranya Financial Technology, Education Technology, Game, dan Augmented Reality/Virtual Reality.

PYP merupakan salah satu program flagship PermataHati, bekerja sama dengan Fazztrack serta didukung juga oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, & Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) yang dihadirkan untuk mengasah kemampuan, inovasi dan kreativitas siswa-siswi SMA/K dan sederajat lainnya menjadi calon pemimpin startup yang inspiratif. 

Sama halnya dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya, seluruh kegiatan PYP 2022 dilakukan secara online, dan berfokus pada kegiatan mentoring serta pelatihan untuk mengasah kompetensi peserta dalam hal coding, penyusunan rencana program, literasi keuangan, pembuatan Pitching Deck, hingga Soft Skills, seperti teknik presentasi untuk menyampaikan produk inovasi berbasis digital mereka. Tahun ini, untuk pertama kalinya peserta yang berhasil masuk ke babak Grand Final mendapatkan pendampingan intensif tambahan selama dua hari untuk memaksimalkan produk inovasi mereka sebelum dipresentasikan di hadapan panelis juri. 

Richele Maramis, Head of Corporate Affairs PermataBank mengungkapkan, “PermataYouthPreneur merupakan salah satu langkah nyata dari komitmen kami dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional dan literasi keuangan untuk mewujudkan Indonesia yang siap bersaing di tengah Revolusi Industri 4.0. Selain agar dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, berkualitas, dan melek teknologi, kami juga ingin berkontribusi dalam menciptakan para entrepreneur penggagas startup profesional yang inspiratif di masa depan. Program PermataYouthPreneur sendiri telah kami laksanakan secara konsisten sejak tahun 2018 dan dengan terlaksananya PermataYouthPreneur 2022 ini, kami telah memberikan kesempatan kepada lebih dari 1.800 anak muda Indonesia untuk mengasah potensi dan mengejar aspirasi mereka menjadi calon pendiri startup dan calon leader di bidang teknologi,” ungkapnya.

Indonesia membutuhkan minimal 2% dari penduduknya menjadi pengusaha untuk menjadi negara maju. Kenyataannya, hingga tahun 2020 persentase pengusaha di Indonesia masih berada di angka 0,18%. Program PYP hadir untuk mendukung lahirnya generasi penerus yang siap menjadi pemimpin dunia digital yang kompeten, serta turut berkontribusi terhadap negeri dengan terbentuknya lapangan pekerjaan melalui digitalpreneurship.  

Alfa Putra Kurnia, Founder & CEO Fazztrack mengatakan, “Apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada PermataBank, Kemdikbudristek, OJK dan Bank Indonesia yang setiap tahunnya selalu mendukung penyelenggaraan PermataYouthPreneur ini. Kesempatan dan dorongan dari semua pihak sangatlah penting, terutama bagi teman-teman yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Menengah, yang masih dalam fase pencarian jati diri dan potensi. Melalui program PermataYouthPreneur, para peserta diharapkan dapat menemukan potensi dan tujuan hidupnya sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan Indonesia,” ujarnya.

Horas V.M. Tarihoran, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan memaparkan, “Sebagai lembaga pemerintah yang salah satu fokusnya adalah literasi keuangan untuk generasi muda, kami sangat berterima kasih dan sangat bangga kepada PermataBank yang secara konsisten memberikan literasi keuangan dan pendidikan vokasi kepada anak-anak muda Indonesia. Seperti yang kita sadari bersama bahwa masa depan negara kita berada ditangan anak muda Indonesia. Melalui program PYP 2022, artinya kita sudah mempersiapkan sebagian dari generasi muda Indonesia dalam memasuki abad emas, Indonesia emas. Nantinya, mereka akan melanjutkan estafet kehidupan bernegara kita, terutama kehidupan ekonomi dan keuangan. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada adik-adik yang menjadi pemenang. Namun, yang perlu dicatat adalah menang dan kalah itu hanya sekedar urutan, yang terpenting adalah sudah mendapatkan ilmu dan bekal untuk memasuki dunia kerja dan bekal agar dapat mengembangkan usaha sendiri dengan menggunakan ilmu yang telah didapatkan melalui program PYP 2022 ini. Satu pesan saya untuk para generasi muda yang telah mengikuti program ini, yaitu supaya tidak pelit untuk berbagi ilmu kepada rekan-rekan yang lain, terutama ilmu literasi keuangan,” paparnya.

Nita Ariastuti Muelgini, Kepala Divisi PSBI Departemen Komunikasi Bank Indonesia menjelaskan, “Kondisi pandemi memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perekonomian global, terutama Indonesia. Dengan mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki oleh Indonesia, harapannya tujuan Indonesia untuk menjadi negara maju pada tahun 2045 dapat segera kembali sesuai rencana. Terlebih lagi, bonus demografi Indonesia yang didominasi oleh penduduk usia muda dimana hampir 53% dari penduduk Indonesia adalah generasi z dan millennials. Untuk mengoptimalkan bonus demografi ini diperlukan sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk mempersiapkan generasi muda agar dapat menjadi entrepreneur sekaligus menjadi penggerak ekonomi sehingga dapat mendorong terciptanya daya saing ekonomi untuk mewujudkan Indonesia maju tersebut. Maka dari itu, kami sangat mengapresiasi PermataBank dan mendukung penuh program PermataYouthPreneur yang telah diselenggarakan selama 5 tahun berturut-turut. Kemudian, untuk adik-adik generasi penerus bangsa, kami ingin menyampaikan bahwa menang atau kalah hanya soal waktu, yang terpenting adalah tekad dari adik-adik untuk bisa berkembang dan menjadi role model bagi anak muda lainnya. Kami meyakini bahwa kapasitas SDM yang unggul merupakan aspek yang sangat penting bagi Indonesia, terutama bagi para pemuda agar dapat terus mengakselerasi peningkatan SDM unggul. Hal ini harus dilakukan secara terencana dan terarah guna meningkatkan kompetensi individu untuk mengembangkan karakter generasi muda agar menjadi entrepreneur yang siap menggerakkan ekonomi Indonesia sehingga pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia maju pada tahun 2045,” jelasnya.

Saryadi Guyatno, Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Mitras DUDI) Kemdikbudristek RI menyampaikan, “Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi selalu menyambut baik inisiatif atau program yang mendukung pengembangan pendidikan dalam membantu mencerdaskan anak bangsa, seperti program PermataYouthPreneur 2022 ini. Kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen dan dedikasi PermataBank untuk mendukung pengembangan talenta-talenta digital Indonesia. Program yang sudah dilakukan selama kurun waktu beberapa tahun terakhir ini menjadi program yang sangat positif karena kehadirannya mampu menjadi platform bagi generasi muda Indonesia untuk menggali kemampuan dan sekaligus mengembangkan kompetensi dalam hal digital maupun entrepreneur. Program PermataYouthPreneur ini pun sangat sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dalam hal pengembangan pendidikan vokasi dan kompetensi peserta didik yang selalu up-to-date dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri. Semoga kegiatan ini dapat berlanjut dan tentunya dapat membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan pengembangan Indonesia,” katanya.

PYP 2022 “Unleash Your Future” diikuti oleh total 849 siswa atau 283 tim peserta pada babak awal, dan kemudian disaring menjadi 45 tim peserta yang mendapatkan pelatihan dan pendampingan online bersama mentor-mentor muda dari berbagai institusi dan startup ternama, seperti Kitabisa.com; Flip ID; DANA Indonesia; Bukalapak; hingga Kemdikbudristek RI. Pada penyisihan berikutnya, 10 tim dengan penilaian terbaik terpilih sebagai finalis yang kemudian mempresentasikan inovasi mereka pada babak Grand Final di hadapan para juri.

“Dari tahun ke tahun, semangat belajar yang ditunjukkan para peserta PermataYouthPreneur serta dukungan yang kami dapatkan dari OJK, BI, Kemdikbudristek, media, dan pihak-pihak lainnya menguatkan komitmen kami dan mendorong kami untuk terus melanjutkan serta mengembangkan program ini. Tentunya kami berharap ilmu dan pengalaman yang didapatkan peserta selama mengikuti PermataYouthPreneur dapat mereka aplikasikan untuk mencapai cita-cita mereka dalam bidang teknologi dan digitalpreneurship.” lanjut Richele.

Keempat pemenang PYP 2022 dipilih oleh dewan juri berdasarkan orisinalitas dan keunikan ide inovasi mereka, aspek kualitas presentasi, relevansi produk, monetisasi, kualitas desain produk, kenyamanan menggunakan produk, fitur, dan akumulasi nilai selama mentoring. 

Berikut daftar keempat tim pemenang PYP 2022 “Unleash Your Future”:

  1. Tim Candatawa Project dari SMK Telkom Malang memiliki produk u.Digi, sebuah aplikasi mobile yang akan mengintegrasikan seluruh e-money pengguna. u.Digi akan membantu memantau seluruh transaksi e-money pengguna dan melakukan transfer antar e-money dari pengembang yang berbeda. u.Digi juga menyediakan akses ke pembayaran tagihan seperti internet, listrik, air dan lainnya. Berkat produk u.Digi ini, tim Candatawa Project berhasil menjadi juara pertama dalam program PYP 2022 kali ini.
  2. Selanjutnya ada tim ORBIT dari SMKN 4 Bandung yang berhasil meraih juara kedua dengan aplikasi andalannya Marcha Social Payment App, aplikasi transaksi keuangan yang terdiri dari berbagai fitur untuk mengirim uang menggunakan scan QR code, pembayaran dengan menggunakan split bill, group payment, fitur membuat tagihan, hingga laporan keuangan.
  3. Untuk juara ketiga dimenangkan oleh tim KNOW yang berasal dari SMK Wikrama Bogor dengan aplikasi Learnica yang membantu proses pendidikan untuk masa depan lebih modern serta dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Aplikasi ini adalah bahan alternatif belajar tanpa harus bertemu tatap muka.
  4. Kemudian untuk pemenang kategori Honorable Mention jatuh kepada tim M-One asal SMAN 4 Yogyakarta dengan aplikasi Kampung Freelance yang menyediakan tempat untuk menghubungkan freelancer dengan konsumen.(rls)

 

 

 

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments