Sabtu, April 13, 2024
BerandaBisnisBank BPD Bali Gencar Tingkatkan Ativitas Penggunaan QRIS

Bank BPD Bali Gencar Tingkatkan Ativitas Penggunaan QRIS

(WARTADEWATA.COM) – Bank BPD Bali tak hentinya mengkampanyekan aktivitas penggunaan QRIS di berbagai tempat dan kesempatan. Kali ini Bank BPD Bali menyebarkan penggunaan QRIS hingga ke Nusa Tenggara Barat serangkaian Pekan QRIS, di Taman Mayura Mataram, pada Sabtu (25/6/2022).
Direktur Operasional Bank BPD Bali, IB. Setia Yasa, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, bahwa sekarang ini ada 20 merchant yang diundang berpartisipasi dalam pekan QRIS di Taman Mayura Mataram. Saat ini ada tiga merchant di Nusa Tenggara Barat yang memiliki jumlah transaksi terbanyak. Kami berharap masyarakat NTB khususnya di Mataram terliterasi dengan baik menggunakan aktivitas cashless QRIS Bank BPD Bali. “Ini menjadi alat pembayaran cashless dan card less,” ungkapnya.
Menurut Setia Yasa, Bank BPD Bali sekarang ini telah memiliki 30.000 merchant dengan target total 15 juta transaksi. Dalam mendukung aktivitas G20, Bank BPD Bali saat ini sedang memproses perizinan menerbitkan uang elektronik Balipay agar bisa berperan dalam event G20. Di Taman Mayura ini pun sudah menggunakan sistem elektronik tiket Bank BPD Bali, dan 40 destinasi wisata yang sudah dibangun ekosistem digital di Bali, UMKM, sekolah dan sekarang destinasi,” ujarnya.
Di tempat yang sama Kepala BI KPw NTB, Heru Saptaji, mengatakan, pertumbuhan ekonomi NTB di triwulan I 2022 sebesar 7,76% dan menjadi salah satu pertumbuhan ekonomi terbaik nasional karena nasional tumbuh 5,01 persen. Hal ini tidak terlepas dari kebangkitan dan optimistime seluruh masyarakat dan pelaku usaha. Optimisme ini tidak terlepas dari penetrasi digitalisasi di NTB. Maka dari itu ekosistem digital penting dibangun. Pertumbuhan digital payment khususnya QRIS cukup agresif mencapai 300 persen dan akan terus digenjot.
“Saat ini peran Bank BPD Bali khususnya di Mataram sendiri kita lakukan kolaborasi dan optimalisasi. Kalau dari sisi digital payment salah satunya dengan menggunakan mobile banking, gray, merchant itu yang menjadi ekosistem yang harus kita buat. Arahan Bank Indonesia, target sekarang ini adalah user dari Qris Bank BPD Bali ke depan. Itu menjadikan suatu ekosistem bisa bergerak apabila usernya semakin interaktif,” tambah Setia Yasa.
Memang ekosistem transaksi elektronik itu tidak hanya bersifat offside. Dengan menggunakan Qris aktif tapi paling banyak transaksi kita Qris dinamis. Qris dinamis itu lebih simple karena memudahkan si user lewat aktifitas e-commerce maupun perantara marketplace yang sudah kita integrasikan juga salah satu buyer. Di Bali ada balimall.id juga menjadi salah satu marketplace-marketplace yang kita integrasikan sudah mengakomodir merchant-merchant makanan yang ada di Bali. Ke depan ekosistem itu harus kita buat memang salah satunya harus berkolaborasi, ujar Setia Yasa.(pur)
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments