Senin, Maret 4, 2024
BerandaEKONOMIAndika Wira Teja, Mutiara dari Desa Pemuteran

Andika Wira Teja, Mutiara dari Desa Pemuteran

(WARTADEWATA.COM) – Gede Andika Wira Teja yang berasal dari Bali merupakan Penerima Satu Indonesia Awards 2021. Penerima apresiasi kategori khusus, pejuang tanpa pamrih dimasa pandemi Covid-19 yang juga perintis KREDIBALI (Kreasi Edukasi Bahasa dan Literasi Lingkungan). Penghargaan SATU Indonesia adalah sebuah ajang kompetisi yang untuk menjaring anak bangsa yang senantiasa memberi manfaat bagi masyarakat melalui lima bidang yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi. Mengusung tema Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama, Astra mengajak masyarakat khususnya para generasi muda untuk semangat bergerak melakukan perubahan.Sebab, keberhasilan suatu bangsa tak lepas dari andil positif para pemudanya.
Gede Andika Wira Teja pada saat pandemi Covid-19 melanda ikut menggelorakan #SemangatSalingBantu. Gede Andika ikut menyalurkan bantuan khusus kepada warga kurang mampu dan lanjut usia di saat pandemi Covid-19 melanda. Adapun bantuan yang diserahkan Gede Andika saat pandemi Covid-19 melanda yakni 65 paket sembako.Tiap paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, susu, mie instan, kue kering, dan kecap yang diserahkan secara langsung di balai desa Pemuteran Kecamatan Grokgak Kabupaten Buleleng, Bali.
Melalui program bantuan Nurani Astra Berbagi Untuk Negeri dengan #SemangatSalingBantu merupakan sebuah kegiatan diberbagai daerah di Indonesia, bagi pemuda yang menerima Satu Indonesia Awards yang dilaksanakan oleh PT Astra Internatioal Tbk. Sementara Khusus wilayah Bali pemuda milenial, Gede Andika Wira Teja sebagai Mutiara dari desa Pemuteran, Buleleng-Bali ini dipercayakan untuk menyalurkan bantuan 65 paket sembako. Tentunya bantuan ini dapat meringankan masyarakat yang terdampak yang membutuhkan bantuan agar survive dan bangkit dari masa kesulitan.
Gede Andika Wira Teja patut diacungi jempol, karena sebagai anak muda yang sudah mengenyam pendidikan di salah satu di perguruan tinggi saat itu mampu mengerakkan hatinya untuk kebaikan orang lain. Gede Andika terjun sebagai pendidik demi keberlangsungan pendidikan anak-anak kurang mampu di kampung halamannya, tepatnya di Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng, Bali.
Gede Andika memulai aksinya dengan merintis KREDIBALI (Kreasi Edukasi Bahasa dan Literasi Lingkungan) yang mengutamakan kursus Bahasa Inggris bagi anak-anak dari SD sampai SMP yang tidak bisa mengikuti kelas daring. Tidak seperti kursus biasanya, KREDIBALI ini hanya menerima siswa dengan bayaran sampah plastik.
Ketika pulang kampung, Gede Andika melihat kenyataan banyak anak-anak di desanya tidak mampu mengikuti kelas daring. Melihat hal tersebut, Gede Andika bertekad supaya bisa membatu anak-anak di desanya yang kurang mampu serta tidak bisa mengikuti kelas daring karena keterbatasannya. Untuk itulah, Gede Andika merintis kursus Bahasa Inggris yang di beri nama KREDIBALI.
KREDIBALI adalah Kreasi Edukasi Bahasa dan Literasi Lingkungan, penyelenggara kursus Bahasa Inggris bagi anak-anak SD sampai SMP yang diluncurkan Mei 2020 di Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng-Bali. Siswa yang berminat kursus diminta membayar dengan sampah plastik yang dikumpulkan dari limbah rumah tangga masing-masing. Program ini diadakan sebagai respon terhadap pandemi Covid -19 yang membuat siswa tidak bisa belajar di sekolah. KREDIBALI bekerjasama dengan Plastic Exchange, lembaga nirlaba di Bali yang mengelola bank sampah. Pertama sampah plastik yang dikumpulkan siswa ditimbang dengan satuan kilogram. Lalu sampah ditabung di Plastic Exchange untuk ditukar beras. Beras yang didapat akan dibagikan kepada penduduk lanjut usia yang kurang mampu di sekitar Desa Pemuteran.(dha)
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments