(WARTADEWATA.COM) DENPASAR — Di tengah pertumbuhan industri event premium di Indonesia hingga Asia Tenggara, nama Phenom Event semakin dikenal luas. Standar produksi yang tinggi serta ekspansi hingga Singapura membuat banyak pihak berasumsi bahwa perusahaan ini dimiliki oleh investor asing atau pelaku industri dari luar Bali.

(Foto/ist) Anak Agung Putu Tommy Adhi Sudjana, biasa disapa Tommy Sujana.
Namun, fakta di balik layar menunjukkan cerita yang berbeda. Phenom Event ternyata dirintis oleh pengusaha muda asal Bali, yakni Anak Agung Putu Tommy Adhi Sudjana, yang biasa disapa Tommy Sujana. Selama kurang lebih 20 tahun, ia membangun bisnis ini secara bertahap dari daerah hingga mampu bersaing di pasar regional.
Kisah ini menjadi contoh nyata bagaimana pelaku industri kreatif dari Bali mampu berkembang melampaui pasar lokal.
Berawal dari Denpasar, Bali
Sekitar dua dekade lalu, Tommy Sujana mulai merintis Phenom Event dari Denpasar, Bali. Dengan fokus pada kualitas produksi, kreativitas konsep, dan eksekusi profesional, perusahaan perlahan membangun reputasi di segmen event premium. Seiring meningkatnya kepercayaan klien, Phenom Event memperluas jangkauan layanan ke Jakarta dan Lombok. Ekspansi domestik ini menjadi fase penting dalam memperkuat fondasi operasional sekaligus memperluas jaringan pasar sebelum melangkah ke level internasional.
Ekspansi ke Singapura dan Asia
Langkah strategis berikutnya yang menjadi sorotan adalah masuknya Phenom Event ke pasar Singapura. Perusahaan kini resmi berdiri di Singapura melalui entitas Phenom Event Singapore Pte. Ltd., menandai babak baru ekspansi regional. Tidak hanya membuka perusahaan di Singapura, Phenom Event juga telah menangani berbagai event internasional di sejumlah kota dan negara, antara lain: Singapura, Hanoi, Vietnam, Phuket, Thailand, Malaysia, Hingga Daegu, Korea Selatan.
Jejak proyek lintas negara ini mempertegas kapasitas Phenom Event sebagai brand event asal Bali yang mampu bersaing di panggung global.
“Sejak awal kami membangun Phenom dari Bali dengan visi jangka panjang. Setiap ekspansi dilakukan secara bertahap dengan menjaga standar kualitas,” ujar Tommy Sujana.
Mengubah Persepsi tentang Pengusaha Daerah
Perjalanan Phenom Event membawa pesan yang lebih luas bagi ekosistem industri kreatif. Selama ini masih terdapat anggapan bahwa pelaku usaha dari daerah, termasuk Bali, cenderung bermain di pasar lokal. Pertumbuhan Phenom Event menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat, konsistensi kualitas, dan visi jangka panjang, pengusaha daerah juga mampu membangun brand berstandar internasional hingga memperluas pasar lintas kota dan negara, serta bersaing di segmen premium Asia Tenggara.
Kisah Anak Agung Putu Tommy Adhi Sudjana (Tommy Sujana) dan Phenom Event menjadi bukti bahwa Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai tempat lahirnya pelaku usaha kreatif yang mampu menembus pasar global.
Dengan perjalanan yang bermula dari Denpasar, Bali, berkembang ke Jakarta dan Lombok, hingga kini hadir di Singapura. Phenom Event menegaskan bahwa karya dari daerah memiliki daya saing di panggung internasional.(ist)